Learn History Repeat Victory
Oleh : Winda Efanur FS
Identitas Buku
·
Judul: The Untold Islamic History #2: Mengungkap Kisah Sejarah Islam yang Lama
Terpendam
·
Penulis: Edgar Hamas
·
Penerbit: Generasi Shalahuddin Berilmu (Depok)
·
Tahun Terbit: 2023
·
Tebal Halaman: 252 halaman
Bung Karno pernah mengatakan Jas Merah jangan lupakan sejarah, dalam literatur Islam pun Qs. Yusuf :111 "Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal (sehat).
Belajarlah pada umat yang terdahulu. Dengan membaca sejarah kita
bisa mengambil banyak ibrah yang bisa jadi pelajaran hidup di masa mendatang.
Saya merampungkan membaca buku ini kurang lebih selama lima bulan
terhitung dari Bulan April- Agustus 2026. Awal-awal membaca saya masih
penyesuaian bahasa dan diksi yang digunakan penulis. Baru memasuki halaman 50an
saya menikmati alur dari cerita ini. Saya kira buku ini akan terkesan kaku
dengan banyak kalimat yang terkesan menggurui namun saya salah, kisah-kisah
dari buku mengalir dengan mudah seperti penuturan kisah-kisah dongeng. Enak,
mudah dibaca, dan mudah dipahami.
Buku The Untold Islamic History Jilid 2 menyajikan kisah-kisah Golden Age pada masanya. Start dari zaman rasulullah sampai runtuhnya era Khilafah Turki Usmani. Bab per bab pembaca akan menemukan harta karun berupa kisah heroik dan inspiratif dari para tokoh terbaik Islam setiap zamannya.
Saya mengambil sedikit kutipan buku hal. 246. Perkataan Dr Muhammad Imarah, seorang cendekiawan Mesir. Seorang sejarawan yang concern dengan peradaban Islam, kebangkitan Islam dan perlawanan terhadap liberalism.
“Suatu hari ada yang datang pada belia bukan untuk mencari ilmu namun untuk menanyai untuk maksud mengejek. Dr Muhammad Imarah mempersilakan ia bertanya dan bersuaralah orang ini dengan congkaknya, saya sering mendengar bahwa Anda mengajak umat Islam untuk kembali mengamalkan syariat Islam. Mohon maaf, apakah Anda ingin kami mundur ke balakang?”
“Mohon maaf, mundur ke belakang yang mana maksud Anda?”
“Apakah yang Anda maksud mundur adalah mundur ke satu abad yang lalu ? Ketika umat ini memiliki peradaban yang mempengaruhi dunia 500 tahun lamanya?”
“Atau, apakah mundur lagi ke masa jauh sebelum itu? Saat kesultanan Mamalik menyelamatkan dunia dari serangan tentara Mongol yang sempat meluluhlantakan dunia?”
“Oh..mungkinkah yang Anda maksud adalah masa yang lebih jauh sebelum itu ? Ketika Kekhalifahan Abbasiyah memimpin hamper setengah dunia?”
Dialog keduanya masih panjang bisa kalian simak langsung pada bukunya ^-^
Menurut saya perlawanan Dr Imarah ini menjadi gongnya seluruh isi buku ini. penuturan Cendekiawan Mesir itu dituliskan penulis di halaman akhir justru yang menjadi kesimpulan dari buku ini.
Islam pernah mengalami masa golden age nya, masa di mana daratan Eropa masih gelap gulita. Obor keilmuan dan peradaban menyala di tangan Muslim. Sayangnya masih banyak kisah-kisah kejayaan Islam terkubur atau sengaja disembunyikan oleh beberapa pihak tertentu. Sejarah yang kita pelajari saat ini tidak objektif memandang peran Islam dalam peradaban.
Masa Golden Age itu terkubur, dengan gerakan Renaissance Era Kebangkitan Eropa. Banyak karya hasil ilmuwan Muslim yang menjadi cikal bakal penemuan hebat di masa depan. sebut saja Al Biruni, Al Khawarizmi dll.
Learn history, repeat victory
Sudah saatnya kita mengambil peran dalam akhir peradaban ini.
Kutipan buku halaman 249 buku ini “The Untold Islamic History,”
punya satu tujuan saja ketika dunia lupa siapa kita, kita tetap memilih untuk
ingat.
Cilacap, 26 Agustus 2026

Komentar
Posting Komentar